Memberikan Mimpi yang Luar Biasa
Tidak membutuhkan waktu yang begitu lama saat memulai menjalin hubungan denganmu, mungkin saat itu caramu yang terkesan buru-buru, dan aku baru saja putus dari seseorang dan di tinggal menikah. tapi itu tidak membuatku harus sakiy hati berkepanjangan. aku termasuk wanita yang cepat memaafkan keadaan. salah satu cara terbaikku agar tidak sakit hati adalah menyalahkan diriku sendiri.
akan aku lanjutkan...aku kenal dengannya di salah satu sosial media. aku tidak bisa menampik bahwa aku mencoba membuka hati dan itu kulakukan untuk beberapa laki-laki yang ku kenal. tidak begitu khusus. Namanya Ma, Arjn, Hm dan terakhir Mm. mereka berempatnya adalah laki-laki yang dekat denganku. beberapa lama satu persatu dari mereka ku hindari dan ku jauhi dan pada akhirnya MM adalah satu-satunya yang kupertahankan. mungkin kpribadiannya yang luar biasa aku mengaguminya. saat pertama bertemu dengannya aku sudah bisa menilai sikapnya. tapi entah mengapa aku tetap menyukainya. sikapnya yang arogan dan egois dan marah tidak jelas tidak membuatku mundur. kalian tahu apa moment yang paling membuatku bahagia, saat ia mengenalkanku kepada keluarganya. aku mulai menaruh harapan padanya begitu tinggi dan aku suka beada di antara mereka. hubungan kami berjalan baik dan selama sebulan bahkan karena pekerjaannya aku rela mengunjunginya sendiri.. tapi pada akhirnya hubungan kami berjalan tidak baik, aku mulai menyadari bahwa hanya aku satu-satunya yang mencintainya dan berharap padanya. aku berharap bahwa dia adalah laki-laki terakhir untukku, bahwa aku bisa menunggunya. tapi belakangan ini aku baru tahu bahwa yang dia inginkan hanya sebatas cinta dan nafsu. aku bersyukur Allah menjauhkanku darinya, Ia memberikanku rasa takut yang luar biasa. memberikan getaran perasaan binasa dalam sekali tarikan nafasku untuk selalu mengingatNya. meski ucapanya yang sedikit menggoyahkanku bahwa dia akan bertanggung jawab untuk apa yang dilakukannya. tapi rasa tidak percaya terus menyelimuti perasaanku. yah...aku yakin dia tidak berharap sama denganku. bukan cinta dan menghalalkan tetapi hanya untuk menemani nafsunya.
Karena aku tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, semoga yang lebih baik akan mendekat.
Setelah ini aku tidak akan terjebak lagi, aku tidak ingin menjalin hubungan seperti yang lalu. aku ingin sendiri sampai seseorang menghalalkanku. aku tidak ingin menjalin sebuah hubungan yang akan menanggung dosa yang akan kusesali seumur hidup. mungkin bagi orang lain itu adalah hal yang wajar tapi bagiku adalah beban yang harus kupertanggung jawabkan di kemudian hari. sudah cukup menjadikan pelajaran yang lalu adalah pengalaman yang ingin ku hapus. semoga dengan menunggunya diriku yang lebih baik akan datang. biarlah penantian yang ku tunggu dalam doaku membuahkan masa, indah pada waktunya. biarlah rasa kagumku menjadi doa dalam untaianku.
teruntukmu MM